Tuntut Slip Gaji, 3 Buruh PT. SIPI di PHK, LSM GMBI Distrik Kota Makassar Tidak Tinggal Diam

La-capila.com, MAKASSAR – 3 orang buruh PT. SIPI, Hamdani (44 thn), Abd Rajab (46 thn) operator hafalan bekerja selama 27 tahun dan Habibi (27 thn) operator hafalan mengunjungi sekretariat LSM GMBI untuk mengadukan kasus PHK secara sepihak oleh perusahaan PT. SIPI di Jl. Sunu atau Al-Markas Perum graha lestari, Jum’at (26/7) pukul 19.00 Wita.

Hamdani (44 thn) bekerja sebagai sopir mobil 6 roda di PT. SIPI sudah bekerja selama 21 tahun lebih namun 1 tahun ini dirinya mendapatkan upah 2 kali bayar dalam sebulan yaitu setiap tanggal (15)   Rp. 1.360.000 dan kemudian  tanggal (1) Rp. 1.555.000 Jadi total gaji yang di terima Rp. 2.915.000, namun itupun baru satu tahun ini berlaku pembayaran upah seperti ini, “ungkapnya

Di tambahkan hamdani mengatakan kepada awak media bahwa dirinya di PHK (Pumutusan Hubungan kerja) karena hanya menanyakan Slip gaji ke pihak perusahaan.

Maraknya praktik perampasang terhadap hak-hak para buruh yang bekerja di PT. SIPI, membuat Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) tidak tinggal diam

Ketua LSM GMBI Distrik Makassar ir. Walinono Haddade mengutarakan karena kurang pahamnya buruh terhadap peraturan perundang-undangan, khususnya yang berkaitan dengan hak-haknya sebagai “Buruh” membuat pekerja diupah murah oleh kaum pengusaha.

Selain faktor di atas, Sebagai karyawan, kita harus tahu bahwa seluruh tenaga kerja di Indonesia dilindungi UU Ketenagakerjaan yang dibuat oleh pemerintah. Aturan kontrak kerja, phk dan gaji

Termuat dalam Undang-undang No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, peraturan ini menjadi dasar kebijakan untuk melindungi hak-hak pekerja di Indonesia. Undang-undang ini juga diberlakukan agar para tenaga kerja mendapatkan hak nya untuk memiliki kehidupan yang layak.

Olehnya itu Menurut UU Ketenagakerjaan pasal 156 ayat 2, karyawan dengan masa kerja 1 tahun atau lebih namun kurang dari 2 tahun mendapat pesangon 2 bulan upah. Sedangkan karyawan dengan masa kerja 2 tahun atau lebih tapi kurang dari 3 tahun mendapat 3 bulan upah

Begitu pula untuk uang penghargaan masa kerja yang terdapat dalam UU Ketenagakerjaan pasal 156 ayat 3, karyawan yang sudah bekerja selama 3 tahun atau lebih namun kurang dari 6 tahun akan mendapat dua bulan upah. Sedangkan karyawan dengan masa kerja 6 tahun atau lebih tapi kurang dari 9 tahun mendapatkan 3 bulan upah. ” Tutup ir. Walinono Ketua Distrik Makassar

(001/lc)

Tinggalkan Balasan